Paket Kampung Inggris Yang Harus Kita Ketahui

Seri Mancing Indonesia tahun ini – Mancing Nias 2019 – akan diselenggarakan di Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara, dari bulan Juli hingga September, untuk mempromosikan pulau ini sebagai tujuan wisata dunia. Mancing Nias, sebuah acara maritim internasional, akan menawarkan kesempatan yang layak untuk mempromosikan Nias secara global dan meningkatkan ekonomi lokal, Zaman K. Mendrofa, seorang tokoh muda lokal terkemuka, berkomentar di sini pada hari Rabu.

Mendrofa telah mengajukan banding ke pemerintah pusat; administrasi lokal di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota; pengusaha; dan penduduk setempat untuk membantu memastikan keberhasilan Mancing Nias. Acara maritim ini diharapkan dapat membantu mendorong pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nias.

Paket Kampung Inggris Yang Harus Kita Ketahui – Penduduk lokal dan mereka yang terlibat dalam industri pariwisata di Nias harus memastikan bahwa wisatawan yang tiba untuk Berlayar Nias merasa nyaman, bahagia, dan aman selama mereka tinggal di pulau itu, katanya. Di tempat kursus bahasa asing ini, peminat bebas memilih lembaga kursus. Sebab, ada banyak lembaga di kampung inggris pare. Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah melihat bahwa wisata bahari, meskipun potensinya sangat besar, telah diabaikan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyuarakan aspirasi Indonesia untuk memiliki delapan ribu kapal pesiar, termasuk kapal pesiar asing. dekat pantainya pada tahun 2019.

Mancing Nias akan menjadi bagian dari seri Mancing Indonesia, yang sebelumnya diselenggarakan sebagai Mancing Moyo Tambora pada 2018, Mancing Sabang pada 2017, Mancing Karimata pada 2016, Mancing Tomini pada 2015, Mancing Raja Ampat pada 2014, Mancing Komodo pada 2014, Mancing Komodo pada 2013, Mancing Morotai pada 2012 , Berlayar Wakatobi-Belitung pada 2011, Berlayar Banda pada 2010, dan Berlayar Bunaken pada 2009.

Pemerintah Indonesia dan Inggris telah sepakat untuk memperkuat reformasi regulasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi negara yang sejauh ini sehat.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pengembangan reformasi regulasi antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran, Kementerian Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Inggris dan Irlandia Utara. di Jakarta pada hari Rabu.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menawarkan dukungan teknis untuk pengembangan reformasi regulasi sebesar £ 1,14 juta (setara dengan Rp20,6 miliar) yang akan berlaku selama lima tahun hingga 31 Maret 2023.

Dukungan ini diperoleh dari hibah Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris dan Irlandia Utara, melalui Dana Kesejahteraan Inggris, yang dikelola oleh Unit Internasional Layanan Pengaturan, Kementerian Bisnis, Energi dan Strategi Industri Inggris dan Irlandia Utara.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono telah memproyeksikan bahwa kolaborasi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan kegiatan ekonomi dalam jangka panjang.

Kami optimis kolaborasi ini akan meningkatkan regulasi untuk meningkatkan investasi. Akibatnya, kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di Indonesia, katanya.

Penandatanganan MoU akan ditindaklanjuti dengan pelatihan dan lokakarya tentang pos perbatasan dan rezim pengawasan pasar produk di Indonesia sebagai agenda pertama.

Juga termasuk pertukaran informasi, program, pendidikan, pelatihan, lokakarya, dan pengembangan kapasitas atau kolaborasi lain yang disepakati oleh kedua negara.

Kerjasama ini juga mencakup rencana kerja yang dirinci dalam implementasinya untuk diamati setiap tahun, dengan tujuan yang jelas.

Program ini fleksibel untuk menangani masalah prioritas dari pemerintah Indonesia, kata Susiwijono.

Baru-baru ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia telah baik meskipun ada beberapa ancaman global dalam bentuk meningkatnya ketegangan dalam perang perdagangan yang dapat memperlambat kinerja perdagangan global.

Peningkatan peringkat daya saing dan peringkat utang Indonesia juga meningkatkan realisasi investasi yang terlihat dari pertumbuhan 5,3 persen pada kuartal pertama 2019.

Karenanya, pemerintah akan melanjutkan reformasi struktural untuk meningkatkan iklim investasi dan mengimplementasikan sistem layanan terintegrasi.

Kerja sama teknis dengan Persemakmuran Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara bergantung pada dukungan kementerian dan lembaga untuk mewujudkan reformasi regulasi.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan bahwa Indeks Efektivitas Layanan Sipil Internasional (InCisSE) baru-baru ini menyebut Inggris sebagai negara terbaik dalam membentuk dan menerapkan peraturan.

Kerajaan Inggris memiliki sistem regulasi, seperti regulasi ekonomi. Britania Raya dapat berbagi keahlian dengan mitra di Indonesia dalam menerapkan peraturan sesuai dengan persyaratan pasar.

Peraturan itu harus diterapkan untuk memastikan bahwa pasar dapat berjalan secara efektif untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Peraturan yang baik menciptakan pemerintah yang dapat mendorong bisnis dan investasi pemula serta memenuhi persyaratan konsumen, kata duta besar tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *